Jamu Tradisional Asli Indonesia Terjamin Mutu Dan Kualitas Sudah Bersertifikat ISO Dan Bersertifikat Halal MUI Serta Terdaftar BPOM RI

CV. De Nature Indonesia | Cilacap - Jawa Tengah Tlp. (0280) 6262 372

Obat Kanker Serviks De Nature

kanker serviks

Kanker serviks adalah pertumbuhan abnormal yang terbentuk pada serviks (bagian bawah dari rahim atau uterus). Kanker serviks berada pada peringkat ke-10 dari kanker yang paling umum terjadi dengan tingkat kematian yang berada di peringkat ke-8 tertinggi di antara kaum wanita di Singapura.

Penyebab kanker serviks yang paling umum adalah infeksi yang disebabkan oleh virus papiloma manusia (HPV), meskipun tidak semua wanita yang terinfeksi oleh HPV akan menderita kanker serviks. Infeksi ini dapat menular melalui aktivitas seksual.

 

Gejala

Gejala kanker serviks dapat meliputi:

  • Perdarahan vagina abnormal, seperti perdarahan di antara siklus menstruasi, haid yang lebih lama, pendarahan setelah atau selama berbuhungan seks, atau pendarahan setelah menopause, setelah BAB, atau setelah pemeriksaan panggul
  • Nyeri di perut bagian bawah atau panggul
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Keputihan yang tidak normal, seperti mengandung jejak darah

 

Jenis Kanker Serviks

Deteksi jenis kanker serviks yang diderita pasien akan membantu dokter dalam memberikan penanganan yang tepat. Jenis kanker serviks terbagi dua, yaitu:

  1. Karsinoma sel skuamosa (KSS). KSS adalah jenis kanker serviks yang paling sering terjadi. KSS bermula pada sel skuamosa, yaitu sel yang melapisi bagian luar leher rahim.
  2. Adenokarsinoma. Jenis kanker serviks ini bermula pada sel kelenjar pada saluran leher rahim.

Pada kasus yang jarang, kedua jenis kanker serviks di atas dapat terjadi secara bersamaan.


 

Stadium Kanker Serviks

Tahap atau stadium digunakan untuk menjelaskan tingkat penyebaran kanker. Semakin tinggi stadium kanker, maka semakin luas penyebarannya. Berikut ini adalah stadium kanker serviks berdasarkan penyebarannya:

Stadium 1

  • Sel kanker tumbuh di permukaan leher rahim, tetapi belum menyebar ke luar rahim.
  • Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
  • Ukuran kanker bervariasi, bahkan bisa lebih dari 4 cm.

Stadium 2

  • Kanker sudah menyebar ke rahim, namun belum menyebar hingga ke bagian bawah vagina atau dinding panggul.
  • Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.
  • Ukuran kanker bervariasi, bahkan bisa lebih dari 4 cm.

Stadium 3

  • Kanker sudah menyebar ke bagian bawah vagina, serta menekan saluran kemih dan menyebabkan hidronefrosis.
  • Terdapat kemungkinan kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, namun belum menyerang organ di sekitarnya.

Stadium 4

  • Kanker telah menyebar ke organ lain, seperti kandung kemih, hati, paru-paru, usus, atau tulang.

Penelitian mengungkapkan bahwa angka harapan hidup pada penderita kanker serviks tergantung stadium yang dialami. Meskipun demikian, angka harapan hidup hanya hitungan persentase penderita yang masih hidup, lima tahun setelah didiagnosis menderita kanker serviks.

Sebagai contoh, angka harapan hidup 80% berarti 80 dari 100 penderita bertahan hidup 5 tahun setelah terdiagnosis kanker serviks. Perlu diketahui, banyak penderita yang hidup lebih dari 5 tahun setelah didiagnosis kanker serviks. Berikut adalah angka harapan hidup pada penderita kanker serviks berdasarkan stadium yang dialami:

  • Stadium 1 – 80-93%
  • Stadium 2 – 58-63%
  • Stadium 3 – 32-35%
  • Stadium 4 – 15-16%

 

Diagnosis

Deteksi kanker serviks sejak dini, akan meningkatkan kemungkinan keberhasilan pengobatan. Karena itu, dokter akan menganjurkan skrining kanker serviks, meliputi:

  1. Pap smear. Prosedur ini dilakukan dengan membuka vagina menggunakan alat khusus yang dinamakan spekulum atau cocor bebek, kemudian mengambil sampel sel dari leher rahim dengan mengikis jaringan serviks dengan sikat khusus untuk diteliti di laboratorium. Melalui pap smear, keberadaan sel-sel abnormal yang dapat berkembang menjadi kanker dapat dideteksi.
  2. Pemeriksaan HPV DNA. Sama seperti pap smear, dokter akan menggunakan spekulum untuk membuka vagina dan mengambil sampel sel dari leher rahim untuk diperiksa di laboratorium. Bedanya, tes HPV DNA bertujuan mendeteksi keberadaan virus HPV yang dapat memicu kanker serviks.

 

Setelah dipastikan terdapat kanker pada serviks pasien, dokter akan menjalankan sejumlah tes untuk mengetahui tingkat penyebaran (stadium) kanker, meliputi:

  1. Tes darah. Tes darah dilakukan untuk memeriksa kondisi organ lain, seperti hati, ginjal, dan sumsum tulang.
  2. Sistoskopi. Dalam prosedur pemeriksaan ini, dokter akan memasukkan selang kecil yang dilengkapi lampu ke kandung kemih melalui uretra. Sebelum menjalani sistoskopi, pasien akan diberikan bius lokal, atau total jika diperlukan.
  3. Proktoskopi. Proktoskopi adalah pemeriksaan rektum atau bagian akhir dari usus besar yang terhubung ke anus. Dokter akan memasukkan selang yang dilengkapi lampu melalui anus, untuk melihat kemungkinan kanker serviks menyebar ke rektum.
  4. Tes pencitraan. Salah satu pemindaian yang dapat dilakukan adalah foto Rontgen dada untuk mengetahui kemungkinan kanker sudah menyebar ke paru-paru. Selain itu, dokter juga dapat menjalankan foto Rontgen saluran kemih (IVP) untuk melihat apakah kanker menyumbat saluran kemih. MRI, CT scan, atau PET scan juga digunakan untuk melihat ukuran tumor dan mengetahui tingkat penyebaran kanker dengan lebih jelas.

 

Pengobatan Alternatif

De Nature Indonesia Menawarkan solusi untuk mengatasi berbagai jenis penyakit Kanker serviks dengan menggunakan herbal alami dari de nature indonesia yang aman tanpa efek samping dan ketergantungan. Herbal untuk penyakit Kanker serviks dari de nature indonesia merupakan produk herbal tradisional yang telah lolos uji BPOM dan telah mendapatkan sertifikat ISO dan sertifikat Halal dari MUI.

Salah satu Produk De Nature adalah paket obat HERBAL penyakit Kanker serviks yang terbuat dari ekstrak Dari tanaman herbal Yang bisa membantu mengobati penyakit Kanker serviks ringan maupun kronis serta menjaga stamina maupun kesehatan penderita Kanker serviks.

Obat Kanker Serviks

Rp315,000,-

OBAT KANKER SERVIKS HERBAL TRADISIONAL DE NATURE

IZIN BPOM RI :
– TYPHOGELL : TR 173 399 941
– ZIIRZAX : TR 163 395 021

IZIN UKOT DINKES RI No. 503/1259/2016/2
SERITIFIKAT HALAL dari MUI

Harga sudah 1 paket, untuk 1 minggu, ada 2 botol obat :
– TYPHOGELL : isi 50 kapsul
– ZIIRZAX : isi 50 kapsul

ATURAN MINUM :
Dikonsumsi bersamaan
– TYPHOGELL : diminum sehari 3 x 2 kapsul, setiap 1 jam sebelum makan.
– ZIIRZAX : diminum sehari 3 x 2 kapsul, setiap 1 jam sebelum makan.


 

Obat Kanker Serviks Herbal De Nature Secara efektif :

  1. Memilih target dan membunuh sel jahat dari 12 tipe kanker yang berbeda.
  2. Daya kerjanya 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker dibandingkan dengan Adriamicin dan Terapi Kemo yang biasa di gunakan.
  3. Tidak seperti terapi kemo, sari buah ini secara selektif hanya memburu dan membunuh sel2 jahat dan TIDAK membahayakan/ membunuh sel2 sehat.

 

Khasiat Mengobati :

  • Miom
  • Kista
  • Kanker Serviks
  • Kanker Rahim
  • Kanker Darah
  • Kanker Payudara
  • Menumpas Kanker Otak
  • Semua Jenis Kanker, Tumor Dan Pendarahan

 

Klik Untuk Konsultasi & Pemesanan


Obat Kanker Serviks De Nature
Artikel "Obat Kanker Serviks De Nature" ditulis oleh admin update terakhir pada 10th Desember 2018 Categories: Obat Kanker, Obat Kanker Serviks Tags: , , , , permalinks http://www.de-nature.biz/obat-kanker-serviks-de-nature/ di De Nature Indonesia

Related Posts:

Daftar Obat
Konsultasi & Pemesanan

Call Center De Nature

Rekening Pembayaran Resmi
Rekening Pembayaran
Jasa Pengiriman
jasa pengiriman de nature
2015 - De Nature Indonesia